Skip to main content

Posts

semaLam ;

Setiap udara yang terapung masih membenarkan aku untuk bernafas… sehingga aku mampu Lagi untuk menyambung nyawa bagi meneruskan suatu perjaLanan… Putaran hidup masih Lagi memberikan aku peLuang. Sesungguhnya jatuh dan bangun seseorang itu adaLah kehendakNya… Aku sebagai hambaNya hanya mampu untuk merancang Tetapi Tuhan yang akan menentukan apa yang terbaik untuk aku dapat. Maha Besar Tuhan yang memberi ruang dan peLuang, Kesempatan yang tidak mungkin ku persiakan; Kesempatan untuk kedua kaLinya… Jernihnya air, Adakah akan sejernih nasib diri? Sungguhpun tenang, tidak mungkin kubiarkan diri ini tenggeLam. Karam untuk kesekian kaLinya. PengaLaman hidup teLah mematangkan diri. Dan ituLah yang akan menentukan kejayaan seseorang. KaLah menang bukan persoaLan utama; Tetapi yang penting usaha yang menentukan Kemampuan aku yang sebenarnya. GagaL tidak bererti aku seorang yang kaLah. AdakaLanya, kekaLahan hari ini yang membawa Kejayaan hebat untuk aku pada hari esok… Adakah aku adaLah orangnya?...

Cinta untuk Arya (bukan nama sebenar)

Indah wajahmu sukar untukku Lupakan , Juga berat untukku menerima apa yang tersurat kini , Kau teLah tiada di sisi menemani . . . Sedar, aku seperti yang Lain bukan manusia sempurna , maLah berbanding kaLian , aku yang terpaLing 'buruk' , dan di saat semua memandang sepi padaku , kau hadir memberi semangat baru . . . Kau berbeza dengan yang Lain , tawamu membuatku bahagia , rajukmu membuat ku rasa diperLukan, pandanganmu membuat hatiku berdetik . . . kerana ego aku menafikan rasa hati, waLau paras rinduku setengah mati . . . tapi aku tetap biarkan cinta ini dan Lontarkan jauh ke sudut hati yang paLing daLam . . . Kerana kegagaLan daLam hidup , aku menyepi ; mengasingkan diri . . . tanpa sedar kita semakin merenggang , perjaLanan yang jauh ku tempuh tanpamu , aku sendiri meLayari hidup ; kekaLutan berLegar di ruangan minda , Bertahun terpisah aku rindu , bertahun ku kumpuLkan keberanian untuk tampiL hebat di matamu ; untuk membuat kau bangga . . . Kini kita be...

akC .: sediakaLa

.: kehidupanku kini, teLah kembaLi menempat ke asaLnya, seperti seharusnya ia berada; seperti sediakaLa, seperti sebeLumnya ia berada; seperti biasa, seperti sebeLum aku terbiasa dengan adanya. hidup harus dijaLani tanpa adanya, kerana apa yang pernah aku ada, kini satu persatu teLah tiada, dan tinggaLkan aku; satu tanda tanya. hidup harus dijaLani seadanya, kembaLi menempat ke asaLnya, seperti kau tidak pernah ada; seperti sediakaLa. Published with Blogger-droid v1.7.4

aku , kau , matahari , buLan , dan bintang . . .

kita memandang pada matahari , buLan dan bintang yang sama dan serupa . waLau pemandangannya berbeza di mata kita yang meLihat . . . pada matahari kuLihat api , pada buLan kuLihat ' kecacatan ' , pada bintang kuLihat cahaya , pada matahari kau Lihat keberanian , pada buLan kau Lihat kedamaian , pada bintang kau Lihat harapan . kita meLihat dan meniLai kehidupan dari perspektiF masing - masing , waLau apa peniLaian kita , kehidupan ini harus dijaLani dengan sebaiknya . . . akC ;

Luahan Sang "Dia 3;

wat da heLL ha ? uda betaun critak towk maseh juak sik moX henti , sampey biLak gne ? knak La jdik giLak cmtowk . kita duak sikda gerek , aQ moX moLah pa , sik perLu ktk kesah . sik tauk maLu ka? ktk mdah kt owg . . . dsar pembuLak ! nanga drik ktk duLok . . . "" menaLah cinta poLah owg brubah , dmi aQ menda giLak pown ktk sggup poLah "" - mpwan budu - sik penah aQ jmpak owg cam ktk . sik pandey pakey otak . nyusah jak ! mun ktk nanga towk ; sigek jak aQ mtk , Lupakkan aQ ! knek , aQ gyk benci ktk +++

Tangisan Seorang LeLaki

Sendirian aku daLam sesak kembara , mengimbau perjaLanan hidup ini ; yang ku LaLui . . . Inginku beri bahagia , dari ceLahan hatiku ini , untukmu di kanan dan kiriku . Aku meLakukan yang terbaik , untuk tunjukkan pada semua . Namun bahagiaku tidak kekaL , tanpa diduga ianya hanya sementara . Aku ketemui peLbagai ragam manusia daLam kemeLut menuju jaya . Kerana aku seorang LeLaki , ingin tabah dan matang menempuh takdir tuhan , Kedukaan ini ku seLindungi . Tangisanku rahsia hati . Biar ku titis air mata untuk kesekian kaLinya , Aku tidak berdaya menentang suratan . Maaf , andai aku kecundang jua . Inginku cari damai , dari ceLahan hatiku ini , untukku kembaLi bernafas . . . akC.;

aku dan hidupku

malam kian mendakap mimpi , saling bersalaman . . . jiwaku yang celaru ; mengharapkan ‘ sentuhan magis’ Maha Pencipta , agar mengindahkan lelapku . jiwaku sedang menangis , mampukah warga malam membawa tawa dan senyum padaku kembali . . . aku melopong ke dada langit , memerhati sang kej0ra malam yang bertelanjang . aku dengan rela membiarkan rakusnya sepoi angin membelai tubuhku . bulan , bilakah kau akan ke riba ? adakah mungkin doaku lewat terkabulkan ? telah lama aku menjadi sang kelana , masa akan tiba untuk memanggilku pulang , dan membawa pergi apa yang ku miliki . jujurnya ; tiada lagi kehidupan yang ku mimpikan , hanya kental untuk terus kekal berdiri , jalani hari menghadap realiti . . . seperti apa pun kehidupanku kini ; ianya tetap sebuah kehidupan yang harus disyukuri dan bukan untuk diratapi . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .